Apakah Perlu Pakai Retinol? Inilah Beberapa Manfaat Retinol Untuk Kulit Wajah


Perawatan kulit yang ditujukan untuk anti-aging semakin berkembang di Industri kecantikan. Namun, selain inovasi perawatan dan produk lainnya, retinol masih merupakan bahan skincare yang sangat dipuja untuk mempertahankan healthy glow dan mencegah tanda-tanda penuaan.


Apa itu retinol

Retinol adalah salah satu jenis retinoid yang merupakan turunan obat vitamin A. Retinoid banyak digunakan untuk mengatasi banyak penyakit kulit, yakni jerawat, dan penuaan kulit. Retinol sebagai salah satu jenis retinoid juga banyak digunakan untuk perawatan wajah.

Di pasaran, sekarang gampang untuk menemukan produk dengan kandungan retinol dalam dosis rendah, dan dapat ditemukan dalam berbagai ragam bentuk seperti pelembab, toner, dan serum.


Mengapa diperlukan?


Retinoid adalah salah satu kandungan perawatan kulit yang paling sering digunakan. Kandungan ini merupakan bahan yang diambil dari vitamin A yang digunakan untuk mengobati masalah anti-penuaan serta jerawat.

Vitamin A adalah nutrisi penting yang terdiri dari dua jenis: retinoid dan karotenoid.

Tubuh mengubah kedua jenis itu menjadi retinol dan menyimpannya di hati atau memindahkannya ke seluruh tubuh.

Saat dioleskan, kandungan ini dapat meningkatkan pergantian sel kulit dan merangsang produksi kolagen. Melansir Health Harvard Education, retinoid sudah digunakan pada tahun 1970-an. Sejak dulu kandungan ini digunakan sebagai obat jerawat.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa retinoid dapat memudarkan bintik-bintik keratosis aktinik, meratakan pigementasi, dan mempercepat pergantian sel kulit.

Ada tiga jenis retinoid yang bisa kamu beli tanpa resep, yaitu retinyl palmitate, retinaldehyde, dan retinol.

Kandungan ini bekerja dengan cara memicu sel-sel kulit lapisan terluar kulit untuk pergantian lebih cepat sehingga dapat menghasilkan sel-sel kulit baru. Ini menghasilkan kulit yang lebih halus dan lebih merata.

Menurut ahli kecantikan, perawatan anti-aging sudah harus digunakan mulai umur 20an untuk mencegah munculnya tanda-tanda penuaan. Retinol dapat digunakan oleh semua jenis kulit merupakan salah satu perawatan awet muda yang disarankan untuk mulai digunakan pada umur 25 tahun.

“Pertengahan dua puluh tahun adalah waktu yang tepat untuk mulai menggunakan retinol” dikutip dari Ellen Marmur, M.D, anggota dari American Society of Dermatologic Surgery.


Manfaat Retinol Untuk Kulit Wajah

Untuk Mencegah Keriput


Retinol dapat menjaga kemudaan kulit dengan menjaga lapisan epidermis, dan menjaga kulit tetap terhidrasi.

Melansir JAMA Dermatology, retinoid bekerja dengan meningkatkan pembuatan kolagen baru.

Hal ini juga merangsang pembuluh darah baru di kulit, membuat kulit tampak kemerahan, memudarkan bintik-bintik penuaan, dan mengurangi bintik-bintik kulit prakanker yang disebut keratosis aktinik.

Tretinoin juga dapat membantu mencegah efek radiasi ultraviolet yang lebih serius.


Membantu proses regenerasi kulit



Retinol dapat membantu proses regenerasi kulit dengan cara masuk ke bawah lapisan epidermis, dan saat sudah berada di tengah lapisan kulit akan menyebabkan efek pengelupasan. Efek pengelupasan ini akan menyebabkan regenerasi pada kulit dan menimbulkan lapisan baru kulit dengan tekstur yang lebih lembut.


Menghaluskan Kulit


Beberapa faktor membuat kulit kusam, seperti stres, pola hidup tidak sehat, dan tidak cocok memakai skincare.

Retinoid dapat memperbaiki penampilan kulit yang rusak akibat sinar matahari.

Menggunakannya bersama dengan produk yang memiliki asam alfa-hidroksi dapat memberikan lebih banyak efek menghaluskan kulit.


Meningkatkan produksi kolagen pada kulit


Penggunaan retinol dapat meningkatkan elastisitas kulit dengan cara meningkatkan ketebalan pada epidermis dan membantu merangsang produksi kolagen. Saat produksi kolagen meningkat, hal ini dapat mencegah kekeringan pada kulit yang juga bermanfaat untuk meningkatkan elastisitas dan kekenyalan.


Mengatasi Jerawat

Retinol bersifat komedolitik dan antiinflamasi yang dapat membantu mencegah proses pembentukan komedo dan jerawat. Kandungan ini juga mengurangi munculnya jerawat baru dengan mencegah sel-sel mati menyumbat pori-pori.

Dengan membersihkan jerawat dan mengurangi kemunculannya, kandungan ini juga dapat mengurangi pembentukan bekas jerawat.


Mengobati Kutil


Retinol tidak hanya mampu mengatasi jerawat, kandungan ini juga dapat mengatasi gejala psoriasis dan menghilangkan kutil di kulit.

Biasanya, munculnya kutil di kulit wajah disebabkan oleh adanya Human Papiloma Virus (HPV).

Cara kerja kandungan ini adalah menganggu pertumbuhan sel kutil sehingga menjadi hilang dan mencegah tumbuhnya kutil baru.


Memudarkan hiperpigmentasi



Timbulnya bintik hitam dikarenakan oleh beberapa faktor, kerusakan sel kulit karena sinar matahari atau dari bekas jerawat. Retinol yang dapat membantu proses regenerasi kulit juga bisa membantu memudarkan hiperpigmentasi.

Dikutip dari Dr. Corey L. Hartman, MD, Pendiri Skin Wellness Dermatology “Bintik hitam muncul setelah kondisi peradangan yang merusak sel kulit dan melepaskan pigmen ke tingkat yang lebih dalam dari kulit anda di luar sel. Retinol meningkatkan pergantian sel dan membuat siklus sel kulit lebih efisien”

Selain memudarkan hiperpigmentasi dengan membantu proses regenerasi, retinol juga membantu perlambat produksi tyrosinase, enzim yang membantu perkembangan bitnik hitam.


Meratakan Warna Kulit


Umumnya, kulit belang ini bisa disebabkan karena terlalu sering melakukan aktivitas di luar ruangan, jarang menggunakan sunscreen, dan banyak faktor lainnya.

Salah satu manfaat retinol adalah merangsang pergantian sel kulit dengan memberikan efek pengelupasan dengan menghilangkan sel kulit mati. Hal ini dapat mengembalikan kulit wajah yang belang.


Efek Samping retinol


Jika baru menggunakan retinol, beberapa efek samping mungkin dirasakan seperti kulit kering, kulit kemerahan, terjadi peradangan, kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari, dan gatal - gatal.

Retinol dapat memiliki beberapa efek samping. Umumnya, retinol tidak bekerja dengan baik pada semua orang.

Jika kamu menderita rosacea, eksim, atau psoriasis, sebaiknya hindari kandungan ini karena dapat meningkatkan peradangan, kekeringan, dan sensitivitas pada kulit yang sudah halus.

Pemakaian kandungan ini yang terlalu banyak mungkin akan meningkatkan iritasi, gatal, dan wajah bersisik.

Efek diatas juga bisa terjadi apabila menggunakan produk yang tidak seharusnya dipakai bersamaan dengan retinol seperti asam salisilat atau benzoyl peroxide. Apabila tidak menggunakan hal tersebut dan efek samping berlangsung terus menerus, segera hentikan penggunaan retinol.

Risiko efek samping dapat dikurangi dengan memperhatikan beberapa hal ini:

  • Tunggu penggunaan retinol 30 menit setelah mencuci muka
  • Perkenalkan retinol secara perlahan, dapat dimulai dengan menggunakan 2 minggu sekali untuk meningkatkan toleransi kulit pada kandungan retinol
  • Hindari area mata dan mulut. Pastikan untuk menggunakan pelembap setelah itu.
  • Hanya gunakan di malam hari


Efek samping kemungkinan besar akan hilang setelah beberapa minggu penggunaan rutin, jadi penting untuk memberi waktu pada kulit kamu untuk menyesuaikan diri.


Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Retinol


Retinoid tidak baik digunakan di bawah sinar matahari. Ini akan menyebabkan efek terbakar pada wajah atau kulit.

Retinoid dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, jadi penting untuk sunscreen dengan setidaknya SPF 30 setiap hari

Itulah mengapa kamu harus memakainya pada malam hari sebelum tidur.

Untuk mendapatkan hasil terbaik dari produk perawatan kulit yang mengandung retinoid, kamu harus menggunakannya setiap hari.

Oleskan produk seukuran kacang polong ke jari dan pijat lembut ke wajah, hindari area mata.

Untuk mengurangi risiko iritasi, gunakan hanya 1-2 kali seminggu pada awalnya, dan secara bertahap tingkatkan penggunaan saat kulit beradaptasi.

Biasanya dibutuhkan waktu 3-6 bulan penggunaan secara rutin untuk melihat perbaikan kulit, dan 6-12 bulan untuk hasil yang terbaik.

Jangan pernah menggunakan lebih banyak atau menggunakannya lebih sering dari yang diresepkan dokter atau label kemasan. Hal ini untuk mencegah terjadinya efek samping pada kandungan ini.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Haruskah Melakukan Double Cleansing Setiap Hari?

Manfaat Lip Balm dan Dampaknya Jika Digunakan Terlalu Sering

Beberapa Penyebab Ketiak Hitam Yang Perlu Kamu Hindari